Minggu, 15 April 2012

Arti kata Definisi

Arti Kata Dari :
  1. Adaptasi :  kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya.
  2. Alat Muschenbroek :  alat yang digunakan untuk menyelidiki pemuaian panjang berbagai jenis zat padat.
  3. Anomali Air :  peristiwa menyusutnya air pada suhu dari 0derajatC sampai 4derajatC.
  4. Asam :  senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ (ion hidrogen).
  5. Atmosfer :  lapisan gas atau campuran gas yang menyelimuti dan terikat pada bumi oleh gaya gravitasi bumi. 
  6. Atom :  bagian terkecil yang tidak dapat dibagi lagi.
  7. Basa :   senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH (ion hidroksida).
  8. Berat Jenis Benda :  hasil kali antara massa jenis dengan percepatan gravitasi.
  9. Berat :   hasil kali antara massa dengan percepatan gravitasi bumi.
  10. Bergerak :  benda mengalami perubahan kedudukan terhadap titik tertentu sebagai  acuan.
  11. Bergerak :  perpindahan posisi seluruh atau sebagian tubuh makhluk hidup karena  adanya rangsangan.
  12. Besaran Fisika :  sesuatu yang dapat kita ukur dan dapat kita nyatakan dengan angka  dan satuan.
  13. Besaran Pokok :  besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu.
  14. Besaran Turunan :  besaran yang dijabarkan dari besaran-besaran pokok.
  15. Binomial Nomenklatur :  tata cara  pemberian nama.
  16. Biologi :  ilmu mengenai kehidupan.
  17. Campuran Heterogen :  gabungan beberapa unsur secara físika yang unsur-unsur penyusunnya  bercampur secara tidak merata.
  18. Campuran Homogen :  gabungan beberapa unsur secara físika yang unsur-unsur penyusunnya bercampur secara merata.
  19. Campuran :  gabungan dari beberapa unsur tanpa reaksi kimia atau secara físika.
  20. Data Kualitatif :  data yang diperoleh melalui pengamatan dengan panca indra.
  21. Data Kuantitatif :   data yang diperoleh dengan menggunakan alat ukur akan menghasilkan  nilai.
  22. Dekomposer atau Pengurai :   organisme yang menguraikan zat organik pada makhluk hidup yang sudah mati menjadi zat yang lebih sederhana.
  23. Destilasi :  cara pemisahan zat cair dari zat cair/padat lainnya berdasarkan per-bedaan titik didihnya.
  24. Elektrolit :  zat yang dapat menghantarkan arus listrik.
  25. Eukariotik :  sel yang memiliki membran pelindung material inti.
  26. Evolusi :  perubahan susunan alat tubuh makhluk hidup yang terjadi secara perlahan-lahan dan dalam waktu yang relatif lama.
  27. Filtrasi :  cara pemisahan zat padat dari zat cair dalam suatu campuran berdasarkan perbedaan wujudnya.
  28. Garam :  persenyawaan yang terbentuk dari ion positif logam dari suatu basa dan ion negatif dari suatu asam.
  29. Gaya Adhesi :  gaya tarik-menarik antara partikel-partikel zat yang tidak sejenis.
  30. Gaya Kohesi :  gaya tarik-menarik antara partikel-partikel zat yang sejenis.
  31. Gerak Lurus Beraturan :  benda yang bergerak dengan kecepatan tetap dan lintasannya lurus.
  32. Gerak Lurus Berubah Beraturan :  gerak benda pada lintasan lurus dengan kecepatan berubah secara teratur tiap detik.
  33. Gen : unit terkecil pewarisan sifat
  34. Habitat :  lingkungan yang digunakan sebagai tempat hidup suatu makhluk  hidup.
  35. Herbivora :  organisme yang mendapatkan makanan dari tumbuhan saja.
  36. Hewan :  organisme yang memiliki ciri-ciri umum, tidak dapat membuat makanan  sendiri, untuk keperluan makan, hewan tergantung pada organisme lain baik dari hewan maupun tumbuhan.
  37. Hipotesa :  rumusan dari jawaban/pendapat/kesimpulan sementara tentang suatu masalah yang disusun berdasarkan data dan informasi yang terbatas dan teori-teori yang relevan dengan menggunakan penalaran.
  38. Hifa : lembaran seperti benang berwarna putih pada jamur
  39. Indikator :  zat yang digunakan untuk menunjukkan keberadaan bahan kimia atau ion berdasar warnanya.
  40. Individu :  makhluk hidup tunggal.
  41. Jangka Sorong :  alat ukur panjang yang mempunyai batas ukur 1 cm sampai 10 cm  dengan ketelitiannya 0,1 mm atau 0,01 cm.
  42. Jarak :  panjang seluruh lintasan yang ditempuh.
  43. Jaringan Floem :  jaringan tumbuhan yang berfungsi mengangkut zat makanan dari daun  ke seluruh bagian tumbuhan.
  44. Jaringan Meristem  (Tumbuh) :  jaringan hidup pada tumbuhan yang berfungsi melakukan pembe- lahan sel tubuh sehingga menyebabkan  pertumbuhan primer dan sekunder.
  45. Jaringan Xylem :  jaringan tumbuhan yang berfungsi mengangkut air dan mineral-mineral dari akar ke daun.
  46. Jaringan :  kumpulan dari beberapa sel yang sejenis dan memiliki fungsi yang sama.
  47. Jaring-Jaring Makanan :  rantai makanan yang saling berhubungan.
  48. Kalor Lebur :  banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah satu satuan massa  zat padat menjadi cair pada titik leburnya.
  49. Kalor Uap : banyaknya kalor yang dipergunakan untuk mengubah 1 kg zat dari wujud cair sampai seluruhnya menjadi uap pada titik didihnya 
  50. Kalor Beku : banyaknya kalor yang dilepas oleh satu satuan massa zat untuk berubah wujud menjadi cair pada titik didihnya
  51. Kalor Jenis : banyaknya kalor yang diperlukan suatu zat untuk menaikkan suhu 1 kg zat itu sebesar 1 derajat Celcius
  52. Kalor :  bentuk energi yang dapat berpindah dari suhu tinggi ke rendah.
  53. Kalorimeter :  alat untuk mengetahui kalor jenis suatu zat.
  54. Kapilaritas :  gejala naik atau turunnya cairan di dalam pipa kapilar atau pipa kecil.
  55. Karbondioksida :  senyawa karbon dengan oksigen yang berupa gas tanpa warna, lebih berat dari udara, tidak terbakar, dan larut di dalam air.
  56. Karnivora :  organisme yang hanya makan hewan.
  57. Kecepatan Rata-Rata :  perpindahan yang ditempuh terhadap waktu.
  58. Keping Bimetal :  dua buah keping logam yang memiliki koefisien muai panjang ber- beda.
  59. Kingdom/ Dunia Monera :  makhluk hidup bersel satu.
  60. Komensalisme :  interaksi yang menstimulir (menguntungkan) satu organisme tetapi  tidak berpengaruh pada yang lain.
  61. Komponen Abiotik :  berbagai benda seperti air, tanah, udara, cahaya matahari, suhu,  kelembaban, maupun bebatuan yang merupakan benda tak hidup.
  62. Komponen Biotik :  berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang merupakan  makhluk hidup.
  63. Komunitas :  kumpulan dari populasi-polulasi yang berbeda dan hidup bersama di  suatu tempat atau daerah tertentu.
  64. Konduksi :  perpindahan kalor di mana molekul-molekul yang menghantarkan kalor  tidak ikut berpindah.
  65. Konsumen :  organisme heterotrof, organisme yang tergantung organisme lain untuk  mendapatkan makanan.
  66. Konveksi :  perpindahan kalor yang diikuti oleh perpindahan partikel-partikel zatnya.
  67. Kristalisasi :  cara pemisahan zat padat dari zat cair dalam larutannya, karena per- bedaan sifat fisiknya.
  68. Kromatografi :  cara pemisahan beberapa zat padat dari campuran berdasarkan per- bedaan sifat kelarutannya.
  69. Lapisan Ozon :  lapisan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet  B dari matahari.
  70. Lensa Objektif :  lensa yang dekat dengan benda/objek pengamatan.
  71. Lensa Okuler :  lubang pengintai lensa yang dekat dengan mata.
  72. Massa Jenis :  massa tiap satuan volume, sering disebut dengan kerapatan benda,  merupakan ciri khas setiap jenis benda.
  73. Melebur :  peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi zat cair.
  74. Membran Sel :  bagian yang membungkus sel sebelah luar, yang  berfungsi mengatur  keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel dan melindungi seluruh isi sel (protoplasma).
  75. Mendidih :  peristiwa penguapan zat cair yang terjadi di seluruh bagian zat cair tersebut.
  76. Mengembun :  perubahan bentuk gas menjadi zat cair.
  77. Menguap :  perubahan wujud dari cair ke gas.
  78. Metode Ilmiah :  suatu metode yang tersusun secara sistematis untuk memecahkan  suatu masalah yang timbul dalam ilmu pengetahuan.
  79. Mikrometer Sekrup :  alat untuk mengukur benda yang berukuran kurang dari dua centi-meter.
  80. Mikroskop :  sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang.
  81. Mikrotom : alat untuk membuat sayatan dengan baik dan setipis mungkin.
  82. Mistar :  alat ukur panjang yang mempunyai batas ukuran beberapa centimeter sampai 1 meter.
  83. Mitokondria :  melakukan respirasi sel dan melepaskan energi yang diperlukan oleh sel-sel untuk menjalankan fungsinya.
  84. Molekul :  bagian terkecil benda yang masih memiliki sifat zat semula.
  85. Mortalitas : angka kematian
  86. Muai Panjang : Pertambahhan Panjang batang logam
  87. Muai Ruang : pertambahan volume jika dipanaskan
  88. Mutualisme :  bentuk interaksi di mana kedua pasangan yang berinteraksi saling menguntungkan.
  89. Natalitas : angka kelahiran
  90. Omnivora :  organisme yang mendapatkan makanan dari tumbuhan maupun  hewan.
  91. Organ :  kumpulan beberapa jaringan yang mampu melaksanakan fungsi ter-tentu.
  92. Organisme Autotrof :  organisme yang dapat membuat makanan sendiri.
  93. Pemuaian :  bertambahnya ukuran benda akibat kenaikan suhu zat tersebut.
  94. Pengukuran :  membandingkan suatu besaran dengan suatu satuan.
  95. Percepatan :  perubahan kecepatan tiap satuan waktu.
  96. Pereaksi atau Reaktan :  zat-zat sebelum bereaksi.
  97. Perkembangan :  proses menuju kedewasaan.
  98. Perpindahan :  selisih kedudukan akhir dan kedudukan awal.
  99. Pertumbuhan :  proses pertambahan jumlah dan berat kering sel makhluk.
  100. Perubahan Fisik :  perubahan yang tidak menghasikan zat baru.
  101. Perubahan Fisika :  perubahan wujud yang tidak menghasilkan zat yang jenisnya baru.
  102. Perubahan Kimia :  perubahan pada zat yang menghasilkan zat yang jenisnya baru/ perubahan yang menghasikan zat baru.
  103. Prokariotik :  sel yang tidak memiliki membran inti contohnya sel bakteri dan alga biru.
  104. Radiasi :  perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara/medium.
  105. Reaksi Eksoterm :  reaksi kimia yang melepaskan kalor atau energi.
  106. Reaksi Endoterm :  reaksi kimia yang membutuhkan kalor atau energi.
  107. Retikulum Endoplasma :  menghubungkan inti sel dengan sitoplasma, berfungsi melakukan sekresi protein dan lemak.
  108. Ribosom :  partikel berbentuk bulat, berfungsi sebagai tempat pembentukan protein.
  109. Sel :  satuan (unit) kehidupan terkecil dari makhluk hidup.
  110. Senyawa :  gabungan dari beberapa unsur dengan perbandingan tertentu melalui  reaksi kimia.
  111. Sifat Fisik : sifat yang dapat diamati tanpa harus mengubah susunan materi.
  112. Sifat Kimia :  sifat yang dapat diamati akibat terjadi perubahan materi menjadi materi  lainnya.
  113. Sikap Ilmiah :  sikap yang terpuji yang dijunjung tinggi oleh masyarakat ilmiah
  114. Spidometer : alat yang digunakan untuk mengukur kelajuan
  115. Sitoplasma :  cairan yang mengisi ruang antara membran sel dan inti sel
  116. Sublimasi :  cara pemisahan zat padat dalam campurannya berdasarkan perbedaan sifat menyublim.
  117. Suhu :  suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajad panas atau dinginnya suatu benda.
  118. Taksonomi :  ilmu yang mempelajari pengelompokan makhluk hidup.
  119. Temometer :  alat untuk untuk mengukur besarnya suhu suatu benda.
  120. Ticker Timer :  alat untuk mengukur kecepatan benda yang bergerak lurus beraturan dan berubah beraturan.
  121. Titik Didih :  suhu dimana zat cair mendidih.
  122. Unsur :  zat yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana lagi.
  123. Vakuola :  rongga sel yang berisi cairan.
  124. Variabel Bebas / Variabel Manipulatif :  variabel yang dapat diubah-ubah dan mempengaruhi/menyebabkan  terjadinya suatu proses/gejala/peristiwa.
  125. Variabel Kontrol :  variabel di luar variabel yang diteliti tetapi perlu dikendalikan/dikon-trol.
  126. Variabel Terikat / Variabel Respon :  variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain.
  127. Zat Cair :  zat yang memiliki bentuk yang tidak tetap selalu menyesuaikan tem- patnya.
  128. Zat Hasil atau Produk :  zat baru yang terbentuk setelah reaksi.
  129. Zat Padat :  zat yang bentuknya tetap dan letak molekulnya berdekatan dan  teratur.
  130. Zat :  sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar